Apa Kabar Dunia Menulis?


Rasanya sudah sangat lama saya tidak bersua dengan dunia tulis-menulis. Salah satu budaya intelektual yang seharusnya tidak boleh ditinggalkan. Ya, aktivitas menulis merupakan aktivitas intelektual. Salah satu karya dari tingkat intelektualitas kita adalah tulisan. Dengan menulis orang lain dapat mengetahui dan menilai isi pikiran kita.

Banyak penulis yang menyatakan bahwa menulis itu mengasyikkan. Lalu benarkah demikian? Kenapa mereka menyatakan demikian? Apasih rahasianya? Karena tentu bagi sebagian besar pemula (seperti saya sendiri), menulis itu cukup sulit. Apalagi jika dihadapkan dengan kondisi kita yang kurang percaya diri dengan apa yang akan kita tulis. Ketakutan yang seharusnya tidak perlu, seringkali terjadi dalam diri kita. Kita takut tulisan kita tidak akan menjadi sebuah tulisan yang berkualitas. Kita takut, setelah orang lain membaca tulisan kita, mereka mempunyai penilaian yang kurang baik terhadap tulisan kita.

Seharusnya kita apresiasi niat dan itikad kita untuk menulis yang sudah ada sejak lama. Seharusnya kita bangga, karena tidak banyak orang yang mempunyai niat dan keinginan untuk menulis. Akan tetapi, kita juga harus senantiasa ingat, bahwa sebagian dari yang mempunyai niat dan keinginan tersebut, hanya sedikit yang konsisten dalam dunia menulis. Bahkan dari sekian yang konsisten dalam dunia menulis, hanya beberapa saja yang diakui tulisan-tulisannya mempunyai pengaruh yang luas terhadap orang lain.

Kunci yang terpenting dalam dunia menulis adalah konsisten dalam menulis. Banyak contoh yang dapat kita jadikan bahan tulisan. Seperti opini, cerita pengalaman, ide, gagasan, puisi bahkan curahan hati pun dapat kita jadikan bahan tulisan. Kepercayaan diri kitalah yang menentukan tulisan kita akan baik atau tidak, berkualitas atau tidak. Yang pasti, dalam menulis harus sabar dan telaten. Banyak orang yang karena ketidak sabarannya, pada akhirnya berhenti dari aktivitas menulis.

Jadi, bagaimana kabar dunia menulis saat ini?

-ail-