Pantun: Sepanjang Penantian

Pantun: Sepanjang Penantian

Nyari pulpen buat nulis surat
Surat kritik buat penguasa
Duhai wanita jangan kau umbar aurat
Daripada nanti mendapat siksa

Naik sepeda ke pantai Kuta
Dimana-mana banyak fitnah dunia
Duhai laki-laki jagalah mata
Wanita ingin engkau setia

Pagi-pagi berangkat sama si fulan
Jalan-jalan dekat pagoda
Hati-hati wanita saat di jalan
Jangan mau kalau digoda

Di puncak gunung ada pak tua
Bangun rumah pake semen
Lamaran ditunggu sama orang tua
Engkau lelaki janganlah cemen

Ngupas mangga pake pisau
Mukul paku pake batu
Duhai engkau janganlah risau
Tunggu saja aku dibatas waktu

Indahnya malam bulan purnama
Ditemani jutaan cahaya bintang
Tidak mengapa menunggu lama
Yang penting engkau akhirnya datang

Orang batak seringkali berpesan
Janganlah kau bersedih hati
Orang tua bertemu dengan calon besan
Sabarlah kau dalam menanti

 

-ail-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s